RAPI

Bersahaja, biasa
berhenti dalam peraduan
sunyi hadirkan damai
sunyi hadirkan keyakinan

rinduku tak bertepi
untuk satu yang tak berbatas…

kembali berhenti dalam peraduan
dan tak lebih kecil bakteri
tak jua ingatku dalam jarum putar itu
tertawakan hari, tertawakan hati

menepi dalam keramaian yang sunyi
tak kuasa
berontak, tak bersuara

butiran kotor luluh
masih bersahaja
dan tak berarti apa-apa
tanpa cahaya
tanpa cinta

kembali bergumul dalam keramaian yang sunyi.
Rapi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s