Rindu

Kembali berulah,
mengusik,
menggelitik,
menyebalkan!

kau ganggu lagi tenangku,
kau coba tawarkan lagi,
menyebalkan!

Pergilah sebentar,
aku tahu dan aku mengenalmu
ku hargai kedatanganmu

Ku ingin menepi,
berhenti saat lelahku menghampiri.
Bukan ingin menyerah, bukan! Karena tak kan ada kata itu dalam bahasaku.
Hanya ingin lelap sekejap.

Tapi, kau tak lebih sabar macan kelaparan.
Kau menerjangku bahkan saat mataku belum terpejam.

Masih dengan namamu,
nama yang menjadi kata penghubung di antara dua nama yang dilanda rasa.

Tetaplah di sana,
kau tak akan berlebih, kecuali untuk penciptamu,
pengantarmu
………
Hmm…hingga diijinkan bagiku melebihkanmu.

Tenanglah kawan, kan ku sambut hadirmu dalam peraduan malam itu.

-Insya Allah-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s