sah!

Sah! Mungkin itu kata yang paling menyenangkan untuk didengar oleh seorang lelaki setelah mengucapkan kalimat ‘qobul’ atas ‘ijab’ yang disampaikan oleh ayah seorang mempelai wanita.
Genaplah sudah separuh agamanya, dan lepaslah sudah status lajang yang setelah sekian tahun berlangganan tempat di kolom ‘status perkawinan’ pada KTP.

Bagaimana jika mempelai pria itu adalah teman yang hampir setiap hari kita temui dan serasa telah menjadi saudara sendiri karena hampir setiap hari bekerja dan tinggal di tempat yang sama??

Salut,
di usia yang relatif muda kamu berani memutuskan hal yang sangat sedikit sekali pemuda (termasuk aku) berani melakukannya meski kita sama-sama tau bahwa menikah adalah sunnah yang lebih baik disegerakan saat kita mampu dan berkeinginan.

Senang,
Kini kawanku tak kesepian lagi saat harus sendiri di kota yang baru beberapa hari kami singgahi.

Iri,
Ingin segera aku menyusulmu, menyusul kebahagiaanmu, menyusul keindahan yang sering kita bicarakan menjelang istirahat malam kita.

Pulangmu akan bersambut oleh bidadari yang sebelumnya sering menjadi topik utama dalam forum internal DA12,

Hari-hari mu akan semakin indah dengan senyum manis yang sebelumnya hanya menjadi impian.

Lelahmu, akan semakin bertambah karena kau akan jauh lebih banyak bekerja lembur (xixixixi…).

Kini tak perlu kau ceritakan mimpimu di penghujung hari, karena kau lah yang mewujudkannya. Untukmu dan untuknya.

Semoga semakin ber’Kharisma’ dan bertambah ‘kharisma-kharisma’ kecil yang selalu berkharisma. Dan buktikan bahwa 1+1 tidak sama dengan 2!!!

๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s