Kembang ayu

Kawan, lihatlah ia…
masih setia pada tempatnya,
ia begitu kuat,
ia begitu hebat,

ia bukan kayu besi,
bukan pula jati,

ia hanyalah kembang,
yup, kembang
begitu ayu mendayu
indahnya belum pudar, dan tak akan pudar*

lalu mau apa aku?
hmmm…biarlah ia di sana lagi,
belum layak gubukku meneduhkannya,
masih terlalu rapuh akarku untuk sekedar menegakkannya

Biar ku titipkan ia pada sebaik-baik penjaga,
Hingga Dia dan mereka pun berkata,’Iya…’.

amiin…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s