Menghitung I nominal Trafo Tenaga

Lama tak jumpa, kawan. Gimana punya kabar? Semoga selalu sehat dan semangat untuk belajar. Aamiin.

Lama pula tak menulis artikel tentang dunia kelistrikan. Bukan apa-apa, karena memang belum cukup ilmu untuk menuliskannya. hehehe:)

Yuk, mari kita belajar dari yang sederhana.

Kali ini kita belajar tentang “Menghitung I nominal Trafo Tenaga”.

Langsung saja,

Contoh : di GI (Gardu Induk) Jember memiliki sebuah Trafo Tenaga 3 phasa 150/20 kV – 60 MVA. Anda tahu maksudnya?

150/20 kV = Tegangan sisi primer / tegangan sisi sekunder

60 MVA = Daya.

Perlu kita ketahui bahwa Daya disini masih dalam satuan MVA yang berarti Daya Semu.

Baiklah mari berhitung. Berikut ialah formula untuk menghitung Daya Semu untuk Trafo 3 phasa :

S  = V x I x √3

dengan :

S : Daya semu

V : Tegangan

I : Arus

Dengan formula di atas dapat kita hitung nilai I (arus) nominal trafo pada sisi primer dan sisi sekunder.

Menghitung Ip (arus nominal sisi primer) :

Ip = S / (V. √3)

Ip = 60.000 kVA / (150 kV . 1,732)

Ip = 230,95 A

Menghitung Is (arus nominal sisi sekunder) :

Is = S / (Vs. √3)

Is = 60.000 kVA / (20 kV . 1,732)

Is = 1732,1 A

Bagaimana sederhana bukan? Hmm…alhamdulillah…semoga bermanfaat.

Dengan mengetahui I nominal dari belitan trafo tersebut kita dapat memonitor beban yang disupply oleh Trafo. Dari situ pula kita akan dapat menentukan berapa setting Overload Relay yang insyaAllah akan kita bahas di tulisan berikutnya.

Tetap sehat, tetap semangat belajar!!!

22 responses to “Menghitung I nominal Trafo Tenaga

  1. Siang Pak,Salam kenal,saya mau nanya bagaimana rumusnya menghitung ampere untuk VCB ( Vacum Circuit Breaker ) pada panel Tm ( Tegangan Menengah ) 20 Kv,kap.trafo.1600 kva.mohon pencerahan.terima kasih

    • Salam kenal juga pak,
      Silakan dihitung dulu I nominal trafo tsb pak. Dalam VCB ada beberapa standar yg harus dipenuhi. Diantaranya Arus Operasi (I operation/ Rated current) dan Breaking Current Capacity. Silakan browsing terkait dua hal tersebut. Untuk Arus Operasi VCB harus di atas I nominal trafo pak.
      Demikian.

  2. Siang Pak,bagaimana ya Pak cara menghitung ampere VCB ( Vacum Circuit Breaker ) pada panel Tm ( Tegangan Menengah ) 20 Kv.mohon pencerahan.terima kasih

  3. Siang Pak,bagaimana cara menghitung ampere VCB ( Vacum Circuit Breaker ) pada panel TM ( tegangan Menengah ) 20 kV

    • Harus terlebih dahulu dihitung I nominal trafo tsb, jika telah diketahui arus nominalnya baru kita tentukan berapa ukuran kabel yg akan digunakan.
      Menghitung arus nominal =
      Kapasitas trafo/Tegangan

  4. mas aris ini sangat membantu sekali ..dan salam kenal..magetannya mana mas,,saya juga magetan cuma tinggal di pontianak..dengan artikel mas aris saya sagat terbantu sekali..gimana caranya saya selalu bisa komunikasi selain di blog ini dengan sampyan,,makasih banyak,,

    • salam kenal balik mas, saya magetannya kecamatan Barat. Jenengan pundi?😀.
      Tahun kemarin sya sempat ke pontianak, tapi hanya beberapa hari. Thanks udah mampir, semoga bermanfaat artikelnya. Untuk komunikasi selain blog ini boleh di add @arissetia90 atau di fb arissetia90@gmail.com

  5. Ping-balik: Hubungan Jumlah Kumparan, Arus dan Tegangan pada Trafo | Looking for

  6. wah bagus artikelnya…
    untuk menghitung arus primer Ip apakah sama dengan menghitung arus sekunder Is.
    karena rumus kedua diatas masih menggunkan Ip..
    thanks

    • oke mas, terimakasih koreksinya. Seharusnya itu tertulis Is dan sudah saya edit.:)
      Secara teori sama, hanya nilai tegangannya yang berbeda sesuai dengan rasio trafonya.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s