Lalu bersyukurlah!

Seperti sebelumnya, hari berganti.
seperti sebelumnya pula, kita masih bernafas hingga terbaca tulisan ini.

Kawan, apa kabarmu disana?
Sudahkah tersadar akan sesuatu yang terdengar syahdu?
Sudahkah terbangun akan mimpi-mimpi yang membelenggu?

Kawan, tak terlihatkah jemari? Menari diatas barisan qwerty?
Bukankah itu jarimu? Jari yang kau gerakkan dengan akal pikirmu?

Kawan, sudahkah terbaca apa yang tertulis di sana?
Di tempat yang kaupun enggan singgah padanya,
Sayang, kau sendiri yang memenuhinya dengan tulisanmu.
Tulisan yang kau sendiripun kini enggan membacanya.

Lalu?
Kelu, pilu…
Dulu yang teranggap madu kini benar meracunimu!

Tunggulah, kawan?
Waktu itu. Ya! Waktu itu!
Waktu yang kaupun tahu tentangnya.
Waktu yang kau coba mengabaikannya dan kau berhasil akan coba itu.

Kini?
Tersenyumlah, karena sang pemilik waktu tak pernah ingkar.
Tak perlu bersembunyi, karena kau tahu bau bisa menembus lubang bahkan sekecil jarum.

Duduklah, sejenak fikirkan!
tak perlu kau ulang karena kaupun sebenarnya tau itu!
Berhentilah, diam, dan renungkan, Kawan!

lalu bersyukurlah!

One thought on “Lalu bersyukurlah!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s