Pandangan Pertama pada Pertemuan Kedua

Jauh rupanya tempat yang musti kami singgahi. Satu jam perjalanan dari terminal kedatangan. Pertemuan kedua dengan tempat yang biasa orang sebut ibu kota.

Rasanya belum tersampaikan kesan pertama di pertemuan yang pertemuan perdana. Terserak beberapa kata dalam konsep bersama beberapa kawannya di sana.๐Ÿ˜€ Kali ini untuk yang kedua. Ibu kota. Tempat yang konon menjadi rujukan bagi orang-orang desa agar dapat kursi mudik tahunan.

Benar rasanya, karena di sini, di ibukota, ada ragam bahasa. Dari seluruh penjuru nusantara, katanya. Tapi masa iya sie? Mungkin saja benar.

Sekitar 11 malam kami menumpang kendaraan yang dijoki oleh orang Indramayu. Dulu, saat pertama, orang Tegal. Menyusuri sepinya jalan ibukota yang kata orang penuh sesak tiap pagi dan menjelang senja hari. Kantuk dan waswas beraduk menghasilkan wajah nan tak cukup sumringah melihat kiri kanan memastikan bahwa kami terantar di tempat yang benar. (Maaf Pak, bukan kami suudzhon lho yaa?? hanya memastikan saja… :D).

Kadang bertanya-tanya, mengapa harus diberi kata ‘ibu’? Yang kita tahu, ibu itu identik dengan kelembutan dan kasih sayang. Kontras. Seorang ibu akan menemani anak seusia mereka terlelap dalam mimpi, lalu keesokan hari menyiapkan sarapan dan seragam, menerima salam, lalu mendoakan agar anaknya segera kembali ke rumah membawa tabungan masa depan. Ilmu.

‘Ibu kota’, coba cerna! Rasanya tak pantas tersemat pada sebuah tempat yang dulu diberi nama oleh Belanda ; Batavia. Terkenal keramaiannya bahkan hingga tengah malam. Benar memang. Bahkan anak-anak pun ikut berramai ria. Mungkin wajar jika terjadi pada jam biasa. Tapi kali ini, hmm…lalu teringat pada dua yang ada di rumah.

“Kemana ibumu?” tanyaku tak bersuara. “Tak dinginkah di situ?”

Pandangan pertama pada pertemuan kedua.

Jakarta, 4 Juli 2012

Tengah malam.

2 thoughts on “Pandangan Pertama pada Pertemuan Kedua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s