Ijen is Indonesia

Pernahkah dengar kata ‘Ijen’?
Ijen dalam bahasa Jawa berarti sendiri. Atau juga yang biasa ditaburkan pada makanan khas Mojokerto; onde-onde. Ups, salah ding itu ‘Wijen’. Hehehe๐Ÿ˜€

Baiklah mari kita mulai. Ijen, iya Ijen. Saat Anda mengetikkan keyword Ijen saat googling maka akan terdaftar hasil pencarian dengan gambar kawah dan yang berkaitan dengannya.

Baiklah, tak banyak yang bisa aku sampaikan di sini karena:

  1. Belum adanya pengetahuan tentang dunia kawah, belerang dan semacamnya.
  2. Ini adalah kali pertama kami mengunjunginya, khususnya aku sendiri.
  3. Sudah banyak artikel yang memuat tulisan tentang kawah Ijen.

Ijen adalah nama sebuah gunung berapi yang berada di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso. Gunung ini memiliki kawah yang memiliki kandungan belerang yang tinggi. Lengkapnya tanya Pak Dhe Wiki aja ya…?!

Perjalanan kami mulai dari Jember, atau tepatnya Perumahan Kebonsari Blok E7 Jember. Sekitar pukul 22.00 WIB kami berangkat dengan sepeda motor. Dari Jember kami meluncur menuju Bondowoso untuk selanjutnya menuju Paltuding (tempat parkir, rest area, dan tempat dimulainya pendakian). Dibutuhkan waktu sekitar 2.5 jam, atau dengan jarak ยฑ104 km.

Jalan menuju Kawah Ijen sudah cukup baik. Hanya ยฑ 3 km jalan rusak, dan kemarin saat kami berangkat ke sana sedang dalam proses perbaikan. Menanjak tapi tak terlalu ekstrim. Kendaraan matic maupun non matic pun dapat menempuhnya. Jika Anda melakukan perjalanan pada malam hari, pastikan bahwa kondisi kendaraan dan tubuh Anda sedang fit karena jalanan sangat sepi, terutama setelah Anda melewati kecamatan Sempol, Bondowoso. Informasi dari kawan waktu-waktu sekarang (Juli- Oktober) adalah waktu yang tepat untuk mengunjungi kawah indah itu.

Kembali ke perjalanan, setelah Anda menempuh perjalanan yang cukup panjang Anda akan sampai pada Paltuding. Disitu Anda dapat beristirahat dan memarkir kendaraan Anda. Jika Anda sampai di Paltuding sore hari dan berniat melihat Blue Flame, maka Anda dapat menggelar tenda untuk istirahat dan memulai pendakian pada tengah malam.

Dari Paltuding, pastikan semua perbekalan Anda telah siap. Berdoalah, lalu berangkat. Rute pendakian tak terlalu sulit karena jalannya cukup lebar dan tiap-tiap beberapa puluh meter terdapat tempat istirahat. Meskipun Anda mendaki tengah malam, Anda akan menjumpai para pekerja pengangkut belerang mengantar belerang dari kawah menuju Paltuding. Dengan pundak dan kakinya. Dengan dua ranjang pada ujung pikulan. Dengan rata-rata 40 kg di masing-masing ranjang. Dengan Rp 603,- per kg yang terantar. Dengan jarak tempuh yang silakan Anda hitung sendiri saat mengunjunginya.ย  :p Hebat, kuat!

Setelah menanjak sekitarย  1.5ย  jam, kami sampai di atas kawah. Menggelar jas hujan untuk selanjutnya bersyukur telah diijinkan melihat keindahan kawah.

Matahari hampir terbit, tapi bulan masih enggan beranjak. Seperti pasrah, bulan hanya menunggu matahari mengalahkannya pagi itu. Subhanallah. Asap dari belerang memenuhi seluruh danau menghalangi mata menerawang lebih lekat. Tak apa, kami masih sabar sambil mengabadikan horison di ufuk timur yang mulai menjingga. Fajar.

Matahari meninggi, kabut asap yang menutup danau kawah terbawa angin. Lalu perlahan hijau kebiruan terlihat. Kawah Ijen yang keren. Kami mulai berlari ke berbagai sisi untuk menikmati, mensyukuri, lalu mengabadikannya dengan kamera (pinjaman).

Ijen is beautiful, Ijen is Indonesia

Silakan dinikmati, monggoo….

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

4 thoughts on “Ijen is Indonesia

  1. Subhanallah!!! Jdi pengen puncakx ane gan.. *sumpah* sblmx prnh smpet ksana sh tpi gk smpe mndaki cuman d paltudingx aja sbb cuaca yg gk brsahabat *hujan*๐Ÿ˜ฆ

    1. keren banget gan, ada bulan2 tertentu yang insyaAllah peluang cerahnya lebih banyak. Satu lagi yang kemarin ga sempet kita lihat, Blue Flame (api biru) yang hanya bisa terlihat saat malam hari. Info dr temen2, Blue flame yang bagus dpt dilihat waktu dini hari. Dateng aje gan! then we will understand thar there is no doubt to say Allahu Akbar.๐Ÿ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s