Senja Merona (untukmu yang sedang menjemputnya)

Senyummu mengantar kepergian kami,
Layaknya laki-laki, kau coba bertahan
Sayang kali ini kau gagal
Isakmu jelas terlihat, jelas terdengar

Cekung matamu samar basah,
Bola matamu yang senja berujar,
Sayang rindu pun tak mampu membongkar kokohnya benteng yang kau buat untuk mengurung rindu,
Pada bungsumu yang kini mengawal sepasang bidadari menuju tempat yang kita biasa menyebutnya ; dewasa.

Tak terasa, bukan?
Kini senja menghampirimu.
Kau menguat dalam rapuh,
Kan kujaga pintaku,
Pada-Nya yang menciptakanmu, yang menciptakan kita.
Untukmu, semoga sisa waktuku, waktumu bernilaikan mulia, manfaat untuk sesama.
Dan penghabisan pun menjemput kapan saja.
Semoga Allah meringankan, lalu berakhir dengan kebaikan.
Aamiin.

๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚
We always love you,
Ur grandchild,
On 999, today

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s