sapa nan sederhana

Aku tak lebih pandai darimu dalam merasa,
tak jauh lebih baik darimu dalam berbahasa,

tepatnya, aku belum bisa merasa lalu membahasakannya.

Kini ianya tak lagi menyapa,
sapaan sederhana, satu dua kata dengan berjuta maksud di dalamnya.
kau tahu ialah lelaki tergagah yang kita sebut ayah.

Kawan, aku tak tahu rasamu.
Rasa yang menggelayutimu saat detik itu berlalu,
Detik ketika kau dinobatkan sebagi lelaki utama,
menggantikan Beliau yang usai masa jabatannya.

Aku tak mengenalnya, mengenal ia yang begitu kau cinta.
Tapi aku punya yang serupa dengannya.

Kau mendahului, kawan.
Mencicipi semerbak harum bunga kehilangan.
Jangan kau tanya aku,
aku akan berusaha untuk mampu sepertimu,
menebar senyum kala berembun matamu.
atau…
Biarlah, Ia yang berkuasa mengaturnya.

doamu adalah pelita baginya,
bacaanmu adalah mahkota,
semoga indah menemani penantiannya.

3 thoughts on “sapa nan sederhana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s