Logika Pagi

Logika Pagi

Logic – logical – logis – logika.
Satu kata dengan beberapa makna yang sama-sama berhubungan dengan akal, dengan otak.

Sedikit bertanya, logika ada secara natural kah?

Logika, aku baru mengenal lalu mengerti istilah ini beberapa tahun setelah melalui proses yang biasa kita sebut dengan pendidikan. Jadi, kata ‘logika’ baru masuk akal setelah saya belajar.

Lalu, bagaimana air bisa mengalir dari bumi ke lautan? Akupun atau tepatnya akalpun baru menerima setelah tahu bahwa permukaan bumi tempat air berhulu lebih tinggi dari lautan. Dan Allah tetapkan ia untuk mengalirkan air ke lautan.

Lalu bagaimana air hujan turun dari langit  per tetes terus menerus. Mengapa kok ga langsung di guyurkan saja? Untuk yang ini, akalku belum mendapati ilmunya. Jadi, air turun dari langit itu belum masuk akalku. Jadi ga logis (bagiku).

Tapi bagaimana dengan orang-orang yang membidanginya? Bisa jadi itu sangat masuk akal bagi mereka. Jadi, hal itu logis bagi mereka.

Ah terlalu lama tak baik bagi kita membicarakan ini. Hanya yang ingin tersampaikan di sini ;
Betapa logika sangat berbatas dengan pengetahuan. Pun berlogika  diperlukan pembelajaran. Logika ialah rekaan dari sebuah ciptaan. Dan kita adalah ciptaan lalu kita pulalah yang mereka.

Lalu?
Berhentilah mengedepankan logika ketika pengetahuan belum setara. Dimana iman ketika logika di depan?

Tak layak berbicara ketika ilmu belum ada. Jika ingin berbicara tentang pagi, bangunlah sebelum mentari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s