Karib Hujan

Waktu padi kian riang menari, petani mulai membereskan diri mengangkut peralatan dan wadah bekal sehari. Air dan angin beradu meramaikan suasana. Merintik setitik demi setitik. Tak bergemuruh. Lalu basah tak cukup deras.

Sepasang kekawan meninggalkan parit menjemput sesuap nasi di antara padi petani. Belulang besi yang mengantar energi. Lengang jalanan ramai oleh hujan. Melenggang pelan di pematang yang kian rentan.

Karib kini semakin tua, dewasa dalam berbahasa, berpikir, dan berwacana. Bercecar kata dalam keluarga dan sederhana.

_________________________

termografi, 210213
Jember-Banyuwangi T073, 063, 059, 049, 040, 037, 036, 018, 010

Semoga terijinkan kembali terbaca catatan ini bertahun-tahun nanti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s