Kawan, bagian kita adalah bertanya.

Kawan, yang luput tak akan pernah terjadi. Dan yang telah dipastikan terjadi tak akan luput, sebesar apapun cara menghindarinya.

Mungkin itu jawaban atas sebuah pertanyaan yang memang sejatinya telah terjawab bahkan sebelum kita bertanya. Hanya saja terkadang jawaban itu kita tahu setelah kita bertanya.

Ketika seorang petani keramba hendak menebar benih kerapu di petak kerambanya, ia tak pernah tahu apa yang akan terjadi selama 10 bulan pembesarannya. Adakah penyakit yang akan menjangkiti ikannya, badai yang bisa datang kapan saja merusak keramba, harga ikan yang anjlok saat panen, dsbg. Dan sekali lagi ia tak pernah tahu apa yang akan terjadi nanti.

Tapi, ada usaha di sana. Bukan menghilangkan potensi resiko, tapi menekannya hingga sekecil mungkin. Grading atau pemilihan kualitas bibit yang baik, perawatan periodik pada ikan, perawatan pada petak-petak keramba, juga perawatan pada pekerja. Ya, meski esok hari adalah misteri, setidaknya dengan usaha itu harapan akan keberhasilan terus bertambah.

Selama 10 bulan pembesaran kerapu, petani ini mendapat jawaban atas pertanyaannya, “Apa yang akan terjadi pada ikanku nanti?”
Beberapa ikannya mati karena penyakit, harga kerapu saat ia panen rupanya dimonopoli oleh satu-satunya pedagang (yang ia kenal), harga pakan naik, dll. Dan itu semua ia tahu setelah ia benar-benar bertanya, dengan merakit keramba dan menebarnya dengan kerapu sepuluh bulan yang lalu. Beruntung, meski beberapa ratus yang mati, ia masih mendapatkan laba atas panennya.

Mungkin ia tak akan pernah tahu jawabnya jika mengurungkan niatnya. Ia berusaha bertanya, dan kini ia tahu jawabnya.

Kawan, ada yang bernilai di sana. Bisa jadi itu lebih utama dari pertanyaan dan jawabannya. Ialah usahanya, usaha dalam menemukan jawaban.

Sejatinya apa yang telah, sedang, dan akan terjadi, telah tertulis. Wajib kita meng-imaninya. Bagian kita hanyalah bertanya, lalu berusaha menemukan jawabnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s