A little thing called “Nyaman”

Nyaman,

Dalam bahasa Madura, kata ‘nyaman’ biasa digunakan untuk mengungkapkan rasa nikmat dari makanan. Dalam bahasa Indonesia biasa digunakan untuk mengungkapkan perasaan menyenangkan  dari suatu suasana atau sikap orang atau lingkungan terhadap kita.

Nyaman, rupanya menjadi alasan dari banyak orang untuk dapat bertahan pada kondisi tertentu, meski dalam ruang dan waktu  yang sama ia memiliki kondisi lain yang bisa jadi berlawanan dari yang ia harapkan.

_______________

Namanya Wibi. Ia karibku sejak 2002, sejak datang terlambat di hari pertama masuk kelas 1E, SMP Negeri 1 Barat. Kini ia beranjak dewasa, hampir seperempat abad usianya. 4 tahun terakhir ia habiskan waktunya untuk belajar bergaul dengan ikan dan binatang air yang biasa diternakkan, dibesarkan. 3 tahun belajar, 1 tahun kemudian ia menjadi asisten teknisi di 22 ha tambak di salah satu tepian utara Situbondo.

Ia bekerja di sebuah perusahaan yang memproduksi pakan udang. Bukan milik Indonesia, milik Thailand, tetangga yang berjaya di tanah kita. Dalam kontraknya, ia didaulat menjadi asisten teknisi lapangan yang bertugas untuk mendampingi kepala teknisi di petak-petak tambak yang menjalin kerjasama / kontrak pengadaan pakan dari perusahaannya.

Beberapa hari lalu aku berkunjung ke tambaknya. Kami memutuskan untuk meluncur ke sebuah warung makan karena siang itu kami sama-sama belum makan. Lama tak jumpa, kami cerita sana-sini, berbagi cerita-cerita lama yang tak kunjung usang dengan tokoh dan setting tempat yang sama. Siapa lagi kalau bukan kawan-kawan lama kami. Meski cerita lama, kami nyaman mengulangnya.

Entah bagaimana jluntrungannya, Wibi bercerita tentang kegiatan yang baru saja ia ikuti dengan teman-teman seperusahaannya, employee gathering, atau sederhanya acara kumpul-kumpul bareng di sebuah tempat wisata di Malang. Ia merasa bahwa tempatnya bekerja sangat nyaman. Rasa kekeluargaan begitu kuat antar sesama karyawan, antar karyawan sejawat, bawahan dengan atasan, dan seluruh lini. Meski, di antara perusahaan pakan yang ada di Indonesia, gaji yang diterima karyawannya adalah yang paling minim.

Sebelumnya ia pernah bekerja di perusahaan pakan lain dengan gaji lebih banyak. Ketika ia atau rekannya bermasalah, rekan lain tak terlalu aktif dalam membantu menyelesaikan masalahnya. Meski memiliki tanggungjawab masing-masing, dengan memberikan perhatian dan saran, setidaknya akan membantu rekan untuk dapat menyelesaikan masalahnya.

___________

Rupanya, si Nyaman ini tak bisa dibeli dengan uang. Carilah di seantero penjuru dunia, tak akan ada lelang Nyaman dengan harga yang tinggi yang diikuti oleh konglomerat yang miskin hati, toh tukang becak pun bisa nyaman tidur dengan tubuh tertekuk-tekuk menyesuaikan bentuk jok dan sandaran becaknya. Bisa jadi mereka lebih nyaman dari pada kita. Mereka bersyukur, mereka nyaman dengan kehidupannya.

Rasa nyaman bisa membuat Wibi bertahan , meski gaji tak lebih banyak dari sebelumnya, Wibi bertahan karena nyaman dengan lingkungan kerjanya, dengan kawan-kawan sepekerjaannya.

Lalu, sudahkah kita merasa nyaman dengan kondisi kita? Atau bagaimana jika pertanyannya kita ganti, adakah orang lain merasa nyaman dengan kita?

Predikat secara keseluruhan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s