Bersiaplah

Kawan, bersabarlah
apa yang diinginkan tak selalu harus terwujudkan. Bukankah yang tergariskan selalu lebih menyenangkan?
Ah, bukankah kau sering membuktikan?

Yang baik tentulah harus ditempuh dengan kebaikan.
Yang tertahan haruslah tersampaikan dengan kelembutan.
Yang jauh haruslah didekatkan dengan kesederhanaan, bertemu untuk bererat dalam kuat ikatan, bersatu untuk berjalan beriringan.

Adalah pagi, untuk berdahuluan mengawali hari.
Adalah siang, untuk berupaya agar dapur terasapi.
Adalah malam, untuk berbagi cerita tentang pagi dan siang tadi.
Adalah salah, untuk saling menasehati.
Adalah lupa, untuk saling mengingatkan.
Adalah upaya, untuk saling menguatkan.
Adalah rasa, untuk saling mendoakan.

Bersiaplah, karena tak selalu mulus jalan. Kadang terjal menanjak, lalu tiba-tiba temui turunan. Ada lubang dan bisa jadi banyak tikungan tajam.

Sayangnya, kita tak boleh tertahan. Karena setelah jalan yang terjal, menikung tajam, berlubang, dan bertepikan jurang, ada puncak yang ruangkan sedikit dataran bagi mata untuk melihat bagian kecil dari keagungan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s