Di Gumitir

Di Gumitir, ada banyak pohon tua di kanan kiri. Sekarang, mereka menghijau rimbun memenuhi tepi.

Di Gumitir, ada banyak belokan. Belokan diikuti tanjakan diteruskan turunan. Sekarang, jalanan mulus maka meski hujan roda dapat kuat mencengkeram.

Di Gumitir, ada jasa pengatur jalan. Tanpa seragam tapi berpegang ember dan wadah semacam. Sekarang, tak tua saja, anak-anak pun turut serta.

Di Gumitir, ada rumah-rumahan kecil. Atau tepatnya gubuk kecil, tempat bernaung dari panas, berlindung dari hujan. Bukan untuk pengguna jalan, tapi milik mereka yang menunjukkan jalan meski hanya dengan tangan.

Di Gumitir, ada warung kopi. Kopi asli hasil bumi. Mampirlah sejenak sembari mengambil rehat. Satu sruputan bisa jadi menghangatkan. Dua, tiga kali bisa jadi membuatmu segar kembali.

Di Gumitir, ada tempat dimana kita bisa berhenti. Sejenak melihat indah dari ketinggian dataran Banyuwangi.

Di Gumitir, ada pinus nan tinggi-tinggi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s