Ketika Kita Bosan

Ketika kau bosan dengan apa yang kau lakukan sekarang, cobalah tanyakan pada mereka yang untuk sekedar menggerakkan tangan saja kesusahan.

Ketika kau bosan dengan pekerjaanmu sekarang, cobalah tanyakan mereka yang sedang menghabiskan banyak waktunya untuk melamar pekerjaan.

Ketika kau bosan dengan penghasilanmu yang tak kunjung bertambah, cobalah tanyakan bapak-bapak yang sedang nikmat terlelap di atas becaknya di sudut perempatan itu.

Ketika kau bosan dengan yang biasa kau makan, cobalah tanyakan pada ibu-ibu yang pagi-pagi sekali berjalan memungut plastik dan botol bekas minumanmu di depan rumah, di tong sampah.

Ketika kau bosan dengan teman-temanmu, bukankah kau kesepian ketika sendiri? Ah, coba saja jika tak percaya.

Ketika kau bosan dengan keluargamu, tanpa mereka kita siapa? Sayangnya, kita terlampau sering lupa.

Ketika kau bosan dengan semua ini, tanyakanlah pada hatimu, kita ini apa?

Ah, jangan-jangan kita telah bosan bersabar, atau jangan-jangan lagi kita telah bosan bersyukur. (?) Bisa jadi.

Kawan, mari perhatikan sejenak.

“Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mukmin; yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya.” (HR. Muslim)

Silakan simak di sini dan atau di sini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s