Bahagia itu di sini, di hati.

Bahagia itu sederhana
Ambillah air seperlunya, bebersihlah. Sungguh bersama air yang jatuh, ada dosa yang gugur, berbahagialah mereka yang bersungguh-sungguh dalam mengerjakannya.

Bahagia itu sederhana
Berdiri, temuilah, sampaikanlah. Tepatilah kawan, menepati waktunya adalah salah satu yang sebab cinta-Nya pada kita.

Bahagia itu sederhana, kawan.
Jika masih terjaga sucimu, bukalah, bacalah. Ada sepuluh kebaikan pada tiap huruf terbaca. Padanya ada penawar resah, ada penenang gelisah.

Bahagia itu sederhana.
Berbagilah, kawan. Jika dimampukan dengan harta maka tentu itu mulia. Namun jika sedang tak berpunya, tersenyumlah, ialah termasuk berbagi kebaikan yang ringan lagi mudah.

Sungguh, bukanlah harta yang membuat kita bahagia, harta boleh jadi bisa membeli kesenangan tapi bukan kebahagiaan. Bukan pula rupa yang membuatmu bahagia, apalagi otak dan lidah yang pandai berbicara.

Bahagia ada di segumpal daging yang senantiasa merasa cukup sehingga dengannyaย  kita bersyukur, yang senantiasa selalu ingat sehingga dengannya kita bersabar.

Bahagia itu sederhana, kawan. Ia selalu membersamai takwa. Tahukah kau ia dimana?
Ia ada disini.
Di hati.

๐Ÿ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s