Lapis-Lapis Awal

Sejak kalimat sakti itu melangit, mungkin kata-kata lain mengikutinya. Menyisakan dua; haru dan rindu.

Belum ada penjelasan tentangnya. Hanya meminta kata-kata kembali pada tempatnya. Mengambilnya satu-satu, menatanya menjadi kalimat berita, menjadikannya kalimat cerita.

Kawan, sungguh, pada sederhana ada sebungkus hadiah bernama bahagia. Dua kata tersisa bisa jadi adalah lapis-lapis awalnya. Lapis berikutnya? Kita harus memperjuangkannya.

๐Ÿ™‚

2 thoughts on “Lapis-Lapis Awal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s