Aku Memilihnya

Kawan, barangkali kita memiliki kecenderungan yang berbeda pada hal yang kita sukai dan yang tak kita sukai. Sungguh tak ada yang melarang kita menyukai ini dan itu, tidak menyukai ini dan itu. Boleh saja, bro.  Hanya saja jangan sampai kecenderungan kita pada ini itu, menjadikan persahabatan yang sudah bertahun-tahun terbentuk jadi terantuk, lebih parah lagi jatuh tak berbentuk. Ya, karena hegemoni yang sedang ramai di negeri ini.

Kawan, selagi manusia maka tak akan pernah kita temukan sempurna. Ada kaidah yang saya ketahui dari seorang guru,
Ketika ada dua pilihan yang baik, maka pilihlah yang terbaik di antara keduanya, yang lebih membawa manfaat. Pun ketika ada dua pilihan yang tak baik, pilihlah yang sedikit keburukannya, yang lebih sedikit membawa mudharat.

Barangkali mengetahui kelemahan dan kelebihan atas pilihan adalah kewajiban agar kecenderungan kita ini mendekati kebaikan. Penyampaian lemah dan lebihnya ini tentu dengan cara yang benar dan baik. Bukan lantas karena kita cenderung pada si anu kemudian kita berkoar-koar, share, retweet sesuatu yang sangat mungkin itu tidak ada pada lawan si anu. Kawan, sesuatu yang tak benar atas orang lalu kita sebarkan, akan kita pertanggungjawabkan.

Sewajarnya,
Dari Abu Hurairah ra teladan kita Rasulullah shallallah ‘alaihi wasallam menyampaikan
“Cintailah orang yang kamu cintai sekadarnya. Bisa jadi orang yang sekarang kamu cintai suatu hari nanti harus kamu benci. Dan bencilah orang yang kamu benci sekadarnya, bisa jadi di satu hari nanti dia menjadi orang yang harus kamu cintai.”https://id-id.facebook.com/MutiaraHaditsPilihan/posts/460022750774029

Untuk sekarang, maka mari cenderung memilih yang lebih baik, memilih yang lebih sedikit kekurangannya. Selanjutnya, jangan lantas membenci sejadi-jadinya pada yang tak kita suka karena bisa jadi nanti ia akan jadi sosok yang kita sukai. Bisa jadi sekarang ia tidak baik atau kurang baik, namun bukan tak mungkin nantinya ia membawa perbaikan. Dan sebaliknya.

Di antara pilihan yang ada, hanya ada satu pilihan saya, ialah istri saya tercinta.🙂
Salam rindu untuknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s