Baja Hitam

Apa kabarmu hari ini,  kawan?
Lama tak bersua,
Aku tak bermaksud mengacuhkanmu, sungguh sama sekali tidak.

Aku hanya terlalu bahagia,  kawan. Tahukah kalian,  aku baru saja temukan satu berlian, namun Ia berikan satu tanda untukku, untuk kami,  mutiara yang sedang bersiap memberikan ceria pada dunia. Sungguh bahagia tiada tara.

Kawan, cukup lama rupanya tak bersua. Kini aku sedang belajar mengatur kesibukanku. Kesibukan yang entah sejak kapan aku menyebutnya begitu. Aku hanya tak pandai membagi waktu. Bagaimana denganmu?

Hari ini aku sedang menikmati hari dimana sekali lagi aku tak tahu sedang di mana. Kita memiliki awal dan akhir yang sama,  bukan? Lahir lalu mati.  Ada jarak antara keduanya.  Dan aku tak tahu lebih dekat yang mana. Kamu?

Aku sedang berada di mana kebanyakan menjadi kekuatan. Ah, buih di lautan itu banyak juga. Entahlah. Aku sedang berperan dalam cerita Merah Putih melawan Putih Merah.  Kau tahu apa peran ku?  Pemirsa berita.

Barangkali benar, niat baik harus diikuti dengan cara yang benar.

Aku tak sedang berkomentar tentang warna-warni media yang kian hitam. Aku hanya sedang bercerita padamu, kawan.

Kawan, aku tahu kau tak sedang baik hari ini. Aku hanya ingin berbisik sesuatu padamu. Satu hal yang sama-sama kita sukai dulu. Aku rindu menonton Ksatria Baja hitam dan Son go ku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s