Ayahmu, Ibumu

Ibumu, Dek. Ialah anugerah bagi ayah. Dan benar saja, ayahmu lah ujian baginya. Beruntung, ibumu lah sesabar-sabar penjawab ujian.

Ibumu, Dek. Ialah pengingat terbaik yang pernah ayah tahu. Sebaliknya, ayah lah pelupa terbaik sejak dulu. Beruntung, ibumu lah sesabar-sabar pemberi peringatan.

Ibumu, Dek. Ialah pemilik  semanis-manis senyum. Maka ayah lah tersebut lelaki beruntung.

Karena ibumu lah bulan, dan ayah lah malam. Maka bisa jadi karena malam lah bulan cantik bersinar. Kalau tak percaya, cobalah lihat saat siang.๐Ÿ˜€

Karena ibumu lah bumbu lada hitam, dan ayah lah kepiting. Tahukah kamu, Dek? Kepiting bumbu lada hitam itu nikmat rasanya.๐Ÿ˜€ yuk, beli yuk…  :p

Ayahmu, Ibumu, Dek. Penggemar Kepiting lada hitam.๐Ÿ˜€

One thought on “Ayahmu, Ibumu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s