Jodoh

Jodoh itu layaknya macet. Hanya soal waktu, cepat atau lambat maka kemacetan itu akan terurai.
Hanya saja, kita selalu bisa memilih; mengisi waktu ‘kemacetan’ dengan bersabar dan memperbaiki diri, atau menggerutu-bersungut sepanjang ‘kemacetan’, atau menyerobot masuk yang bisa jadi justru memperpanjang ‘kemacetan’.

3 thoughts on “Jodoh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s